Dalam pandangku, nyata kau telah pergi
Dalam hatiku, nyata kau masih tetap terkunci
Dalam anganku, nyata kau masih berdiri
Dalam mimpiku, nyata kau menghampiri
Pergi dari jarak pandang mataku , terkunci tetap dalam hatiku
Apakah kau tahu..rasanya seperti apa?
Tak pernahkah kau merasa sedikit saja atau berpura-pura merasakannya agar diri ini merasa lega meski sesaat atau bahkan itulah penawarnya
Anganku, mimpiku kau masih nyata berdiri kokoh menghampiriku
Hy apakabar? Itu yang kau ucap
Meski nyatanya dalam pandangku kau telah jauh..mungkin sekarang kau telah menemukan yang kau cari
Bodohnya aku, disini masih mengharapmu kembali. Mengharapmu mengabariku
Biarlah seperti ini, biarlah waktu yang akan menjawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar